Kegiatan Posyandu Terintegrasi ILP dalam Rangka Intervensi Stunting di Desa Mataleuno

Pada tanggal 6 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Terintegrasi dengan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Mataleuno. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan intervensi stunting melalui pelayanan kesehatan yang terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang berperan dalam pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, antara lain Petugas UPTD Puskesmas Pakue Utara, Bidan Desa, Perawat Desa, unsur Pemerintah Desa Mataleuno, Pendamping PKH, Penyuluh KB Kecamatan Pakue Utara, Pendamping BPNT, Pendamping Desa, serta keluarga sasaran Posyandu.

Pelaksanaan Posyandu Terintegrasi ILP ini menghadirkan berbagai jenis layanan yang menyasar seluruh siklus kehidupan. Di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil guna memantau kondisi kehamilan dan mendeteksi risiko secara dini. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan bagi lansia sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok usia lanjut.

Kegiatan pengukuran berat badan dan tinggi badan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Posyandu, khususnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak serta mendeteksi potensi stunting sejak dini. Tidak hanya itu, edukasi melalui kelas ibu hamil dan kelas anak turut diberikan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai kesehatan dan gizi.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pelayanan Bina Keluarga Balita (BKB), yang dikemas melalui kelompok bermain anak PAUD. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui stimulasi yang tepat.

Sebagai bentuk intervensi gizi, diberikan pula Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada sasaran Posyandu. Selain itu, layanan Dapur Sehat juga dihadirkan untuk memberikan contoh pengolahan makanan bergizi yang mudah, murah, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Melalui kegiatan Posyandu Terintegrasi ILP ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penurunan angka stunting di Desa Mataleuno. Sinergi lintas sektor yang terlibat menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis masyarakat.

Komentar